Curahan Hati Ibu

0

Oleh :

Herlina, S.Pd, M.Pd

(Guru SMPN 2 Pangkalpinang)

 

Netramu berkaca,

Sesak di dadamu seolah berjejal,

Ada rasa enggan mencuat,

Sebab engkau malu,

Sebab engkau merasa tak berharga sebagai ibu

 

Inginmu permaklumi saja, walau teriakmu tenggelam dalam rasa kecewa mendalam,

 

Inginmu maafkan saja atas perlakuan ketidakpantasan yang berbuah penyesalan

 

Akh …. sebegitukah seorang ibu?

Dia memperlakukan anak perempuannya berasa sudah dengan baik

 

Dia mencita-citakan anaknya menjadi terkemuka,  walaupun harus mengorbankan perasaan dan mengalah

 

Dia lantunkan doa sepanjang malam agar anaknya berubah baik

 

Dialah seorang ibu, seorang wanita ….

tatkala penat, butuh sosok yang menyapa jiwanya

Tatkala letih, butuh sosok yang memperhatikan dirinya,

Tatkala jiwa bergejolak, butuh telinga yang mendengarkannya,

Tatkala gelisah dan bersedih, butuh sosok di dekatnya

 

Dialah seorang ibu dan wanita, butuh usapan di kepalanya,

Butuh pengakuan atas lelahnya,

Walau tak pernah terucap hingga kerut mengerap

 

 

Pangkalpinang, 090323

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Ada yang bisa kami bantu bro/sis ?