Memaknai Emansipasi
Oleh :
Raida Bastian
Jauh sudah kita berlari
Menerobos gawang emansipasi
Apakah ada celah-celah kecil yang sempat kita telusuri
Sempat termaknai?
Jauh sudah kita berlari
Lupa menelisik hakikat diri
Panjangkan jauh jangkauan pandang
Tapi buta pada sosok yang melekat mendekap
tuli pada nyanyian kerinduan
bisu dalam tutur keceriaan
anak-anak kita, laki-laki kita, orang-orang terkasih di sekitar kita
kita kejar impian
kita gaungkan kesetaraan
di parlemen-parlemen ibu kota hingga pelosok desa
wanita memberdaya
nadinya berkecamuk raih tingginya kesuksesan
jauh sudah kita berlari
kata peduli tak lagi jadi kendali diri
betapa emansipasi telah salah diarti
perempuan memang tak mestinya termangu
menunggu bagai benalu
kiprahnya membangun peradaban
dalam batas terukur garis kewajaran
Kartini telah merintiskan cahaya kemajuan
Tapi tidak merusak tatanan nilai-nilai keperempuanan
Kartini adalah makmum yang mestinya tidak melupakan
Fungsi imamnya
demi menuntut penyamaan dalam segala bidang
sudah saatnya kita kembali
berdayakan yang semestinya berdaya
mereka yang kini melupakan fungsi diri
terkondisi oleh kehebatan perempuannya
yang telah salah memaknai EMANSIPASI
Pangkalpinang, Maret 2023