Sajak untuk Perempuan Tercinta
Oleh :
Raida Bastian
(Guru di Kota Pangkalpinang)
dalam sepi yang memagut
dalam resah yang menggulana
aku rangkai sepotong sajak
tentang:
masa kanakku yang berderai bahagia
kau nyanyikan lagu dan taburkan sepenuh cinta
yang tak mampu kutakar seberapa berat dan agungnya
Pada setiap helaan nafasmu
senandung kepiluan kau simpan rapi
kau kunci erat agar tak terburai dalam duka kanakku
tak setitik resah kau tampakkan
walau terkadang sayup terdengar api perselisihan dalam biduk kehidupanmu
memantik tapi kau tetap selalu dalam irama kesehajaan
Engkau yang kini bersemanyam dalam bingkai benankku
maka sajak tentangmu kutulis dalam sejuntai rindu yang menggadang
tak mampu kurangkai kata yang begitu takzim
untuk banyak kasih yang kau kirim
di hari,ini, esok, dan yang akan datang bahkan untuk selamanya,
kusemat sejuta cinta untukmu
karena kutahu dikaulah sesungguh Kartiniku
walau tanpa kebaya keagungan wanita
walau tanpa sanggul tertata di kepala
walau tanpa bersertifikat sarjana
engkau perempuan yang setia menggiring kanakku mencapai dewasa
yang senantiasa memacu segenap ikhtiar
menjelma impian menghantarkan cita
beristirahlah perempuan agungku
dalam kenangan tentangmu yang tiasa mengharu biru
dalam doa dan sepotong sajakku
kuikrarkan segenap jiwa untukmu
: IBUKU TERCINTA
Titian Rindu, 8 Maret 2023