Masamu di rentang waktuku
Tinggal kilas kenangan masa lalu
Namun karena jasamu sungguh sakti
Pesona namamu tetap dihormati
Dan gaung karyamu selalu abadi
Walau wujudnya tak pernah terbuka
Di jari yang tak suka membuka jendela dunia
Senyummu tergambar merekah
Karena asamu terwujud sudah
Pria wanita kini seiring melangkah
Dan sejajar di semua celah
Menoreh cipta karya nan megah
Seiring gaung emansipasi
Wanita kian mandiri berdikari
Melesat mengejar karir dan mimpi
Hingga kodrat tak lagi dijunjung tinggi
Asal kuasa tegak kokoh berdiri
Akan menangiskah Kartiniku?
Kala asa dan kata dimaknai salah
Hingga anak bangsa yang harusnya maju
Hidup kembali di peradaban jahiliyah
Akankah terang menghilang
Tergantikan gelap yang membayang
Rangkui, medio Maret 2023