SDN 15 Pangkalpinang Siap Bersaing di Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi
Unggulkan Layanan Perpustakaan `Daun Simpur`
PANGKALPINANG – Melalui layanan di Perpustakaan `Daun Simpur`, SDN 15 Kota Pangkalpinang menyatakan diri siap bersaing dalam Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023.
Kesiapan pihak SDN 15 Pangkalpinang dapat dilihat dari matangnya persiapan saat dikunjungi langsung oleh Tim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (6/6).
Selain memantau langsung administrasi tata kelola perpustakaan, Tim Penilai yang dikomandoi langsung oleh Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Abu Hapas didampingi Sub Koordinator dan Fungsional Pustakawan juga menilai aspek-aspek terkait seperti koleksi buku, peralatan penunjang dan sebagainya.
Kesiapan jajaran pihak SDN 15 Kota Pangkalpinang dalam penilaian tersebut tak luput dari pendampingan serta supervisi dari personel Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang. Bahkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang Dr. Hj. Eti Fahriaty, M.Pd bersama Kepala Bidang Perpustakaan Nurledi, SP beserta jajaran turut mendampingi langsung saat penilaian.
Di sela-sela penilaian, Hj. Eti menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus mendorong pengembangan perpustakaan sekolah khususnya di lingkup sekolah dasar secara berkesinambungan. Sebagai bentuk upaya tersebut, Nurledi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penandatanganan MoU dengan sekolah-sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang dalam hal pengembangan dan akreditasi perpustakaan.
“Memang ada beberapa program yang kita supervisi ke sekolah-sekolah. Kita mendorong sekolah tidak hanya mengembangkan infratruktur perpustakaannya dan melengkapi dengan berbagi jenis bukunya. Namun, pendampingan kepada guru dalam melakukan kegiatan membaca di perpustakaan secara rutin menjadi perhatian yang tidak kalah penting. Perpustakaan perlu dikembangkan agar menjadi tempat favorit anak untuk menggemari buku dan mengembangkan kebiasaan membaca,” ungkap Hj. Eti.

Ia melanjutkan, perpustakaan yang menarik dan nyaman akan memberi dampak bagi pengembangan kebiasaan membaca. Peran setiap pihak di sekolah dalam menyiapkan perpustakaan dan mengenal tanggungjawabnya dapat membantu pengelolaan yang efektif. Pengelolaan yang melibatkan semua pihak juga, urai Hj. Eti, akan meningkatkan kesadaran mereka akan kepemilikan perpustakaan.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, program pelatihan yang diberikan di sekolah difokuskan untuk mempersiapkan fitur-fitur penting dalam mengembangkan dan mengelola perpustakaan sekolah yang ramah anak. Nah terkait penilaian ini, kami bersama pihak SDN 15 komitmen untuk optimis dan yakin dapat berbuat banyak di tengah persaingan dengan perpustakaan yang mewakili kabupaten/kota lain di Bangka Belitung,” pungkasnya. (*)